KEDIRI – Revitalisasi Museum Sri Aji Joyoboyo di Kabupaten Kediri tidak hanya fokus pada pembenahan bangunan dan perubahan tampilan fasad. Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyiapkan penataan area di bagian depan museum agar wajah kawasan tersebut terlihat lebih rapi setelah revitalisasi rampung.
Salah satu pekerjaan pendukung yang disiapkan adalah transfer sejumlah tiang listrik serta jaringan fiber optik (FO) yang berada di sekitar depan museum. Keberadaan tiang dan kabel yang diukur dapat mengurangi kesan rapi pada tampilan bangunan setelah mendapatkan wajah baru.
Pemkab Kediri ingin area depan museum nantinya memiliki pemandangan yang lebih terbuka tanpa terganggunya kabel yang menggantung maupun tiang utilitas yang berdiri di sekitar bangunan.
Museum Tiang dan Kabel Dinilai Mengganggu Tampilan
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan pengaturan utilitas menjadi salah satu pekerjaan yang ikut disiapkan dalam rangkaian revitalisasi museum.
Menurutnya, keberadaan jaringan listrik dan telekomunikasi di depan museum cukup mengganggu tampilan kawasan, terutama setelah fasad bangunan diperbarui.
Pemkab saat ini telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak yang memiliki jaringan di lokasi tersebut. Untuk jaringan telekomunikasi, salah satu tiang yang berada di depan museum diketahui merupakan milik PT Telkom.
Selain kabel telekomunikasi, jaringan listrik serta kabel WiFi yang berada di kawasan depan museum juga akan menjadi bagian dari penataan.
Pemkab Siapkan Anggaran Pemindahan Tiang Listrik
Untuk transmisi jaringan listrik, Pemkab Kediri telah berkoordinasi dengan PLN. Pekerjaan tersebut membutuhkan biaya sehingga pemerintah daerah menyiapkan anggaran khusus.
Nilai anggaran yang dipersiapkan mencapai lebih dari Rp100 juta . Dana tersebut digunakan untuk mendukung proses transfer jaringan listrik yang berada di area depan museum.
Sementara itu, transmisi jaringan fiber optik memiliki mekanisme yang berbeda. Pemkab tidak menyiapkan anggaran khusus untuk pekerjaan tersebut karena prosesnya akan dikoordinasikan bersama penyedia jaringan.
Langkah tersebut dilakukan agar transmisi berbagai utilitas dapat berjalan tanpa mengganggu keberadaan jaringan telekomunikasi yang masih dibutuhkan masyarakat.
Diharapkan Selaras dengan Fasad Baru
Penataan bagian depan menjadi penting karena revitalisasi Museum Sri Aji Joyoboyo juga menyasar tampilan luar bangunan.
Setelah pekerjaan fasad selesai, pemerintah ingin kawasan museum memiliki tampilan yang lebih bersih dan tertata. Kabel yang melintang serta tiang yang berada di area depan dinilai kurang sesuai dengan konsep wajah baru museum.
Dengan penambahan tersebut, nantinya pengunjung diharapkan dapat menikmati tampilan bangunan dengan lebih leluasa. Kawasan museum juga diharapkan menjadi lebih nyaman dan memiliki nilai visual yang lebih baik.
Revitalisasi tidak hanya diharapkan membuat museum menjadi lebih menarik secara fisik, tetapi juga mendukung keberadaan museum sebagai salah satu ruang edukasi dan pengenalan sejarah Kediri kepada masyarakat.
Sasaran Rampung Desember 2026
Pemkab Kediri menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi dan penataan driver tersebut dapat diselesaikan pada Desember 2026 .
Pekerjaan pemindahan tiang listrik, jaringan FO, hingga pembangunan fasad yang diharapkan dapat berjalan secara beriringan sehingga tidak ada pekerjaan pendukung yang tertinggal setelah revitalisasi utama selesai.
Dengan konsep tersebut, Museum Sri Aji Joyoboyo nantinya tidak hanya memiliki bangunan yang lebih representatif, tetapi juga lingkungan depan yang lebih tertata.
Penataan utilitas menjadi bagian penting agar revitalisasi investasi yang dilakukan pemerintah daerah dapat memberikan perubahan secara menyeluruh terhadap wajah kawasan museum.
(Merah/lis)
0 Comments